Nasi Meningkatkan Risiko Diabetes? Hati-hati dengan 4 Hoax Soal Nasi

2018 Sep 11

Nasi merupakan makanan pokok nasional bagi masyarakat tanah air. Kalau tidak makan nasi, tidak kenyang dan tidak sehat—begitulah celetukan yang populer menyebar di masyarakat Indonesia. Tak heran, karena dikonsumsi setiap hari, banyak orang yang menciptakan mitos-mitos aneh mengenai nasi. Padahal, kebanyakan mitos tersebut sebenarnya salah. Apa saja mitos yang keliru mengenai nasi?

 

Bahaya mengkonsumsi nasi yang telah dihangatkan di magic jar selama berjam-jam

Mitos di atas adalah kekeliruan. Pakar gizi, dr. Jansen Ongko, MSc, RD, mengatakan bahwa menghangatkan nasi selama berjam-jam di magic jar tidak akan menimbulkan dampak yang signifikan bagi kandungan gizi dalam nasi.

Memang, nasi yang terus dihangatkan akan meningkatkan indeks glikemik di dalamnya, sehingga lebih baik dihindari oleh penderita diabetes. Namun, hal ini tidak berlaku kepada orang-orang yang tidak memiliki riwayat diabetes.

 

Meningkatkan risiko diabetes

Terdapat penelitian yang menyebutkan bahwa mengonsumsi nasi dapat meningkatkan risiko diabetes. Namun, pakar kesehatan Prof. Sidartawan Soegondo, MD, PhD, FACE, mengoreksi bahwa risiko diabetes yang meningkat disebabkan oleh konsumsi nasi yang berlebihan, ditambah dengan pola makan yang kaya akan gula.

 

Nasi sisa lebih sehat bagi penderita diabetes

Hal ini juga merupakan mitos lain yang salah mengenai nasi. Kekeliruan ini dijelaskan oleh pakar kesehatan, dr. Herry Nursetiyanto, SpPD-KEMD. Menurutnya, baik nasi sisa maupun nasi baru, ternyata indikator glikemik nasi akan tetap sama.

 

Tidak makan nasi membuat tubuh cepat langsing

Ini merupakan mitos lain yang cukup populer di masyarakat, apalagi di kalangan mereka yang sedang menjalani diet. Pakar gizi, Leona Victoria Djajadi, MDN, menuturkan bahwa nasi dan panganan karbohidrat lainnya seringkali dianggap sebagai penyebab kegemukan, sehingga harus dihindari.

Padahal, faktanya, keberadaan karbohidrat sangat diperlukan bagi tubuh kita. Sehingga, jika Anda kebetulan sedang melakukan diet, kita hanya perlu mengurangi porsinya saja. Karbohidrat bukan untuk dihindari, sebab hal tersebut merupakan salah satu zat penting bagi tubuh.

Comment

Konimex adalah salah satu industri farmasi terbesar di Indonesia. Selain memperkuat industri farmasi, Konimex memperluas jaringan bisnis ke beberapa bidang lain yang berkaitan dengan kesehatan, dengan memanfaatkan esensi bahan alami dalam setiap produknya.  Baca Selengkapnya

KONIMEX © Copyright 2014