Takut Makan Bayam Karena Beracun? Ini 4 Info Sesat Soal Bayam

2018 Sep 25

Bayam merupakan salah satu jenis sayuran yang paling mudah ditemukan di Indonesia. Selain itu, dengan harganya yang terjangkau, membuat bayam menjadi satu dari sekian banyak sayuran yang digemari oleh orang Indonesia.

Sayangnya, banyak beredar mitos jelek mengenai sayur kesukaan Popeye ini. Hal ini pun otomatis membuat beberapa orang menjadi enggan untuk mengkonsumsi sayur yang kaya akan zat besi ini. Penasaran, apa saja sebenarnya mitos sesat yang membuat masyarakat menghindari bayam? Yuk, simak daftarnya!

 

  1. Bayam menyebabkan kanker jika dipanaskan dua kali

Zat nitrat yang terkandung dalam bayam merupakan penyebab mengapa sayur ini dicurigai akan berubah menjadi racun jika dipanaskan sebanyak dua kali. Ini karena nitrat akan berubah menjadi zat yang dapat memicu kanker ketika ia dipanaskan.

Faktanya, nitrat merupakan senyawa stabil yang tidak mungkin dapat berubah menjadi senyawa berbahaya jika dipanaskan. Pernyataan ini didukung oleh studi yang dimuat dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry yang menulis bahwa mengonsumsi sayuran yang kaya akan nitrat tidak akan menyebabkan kanker dan penyakit mengerikan lainnya.

 

  1. Makan bayam dapat meningkatkan asam urat

Purin merupakan zat yang sudah dikenal sebagai biang kerok naiknya kadar asam urat. Oleh karenanya, bayam sering dicurigai dapat meningkatkan asam urat, sebab sayuran yang satu ini memang memiliki kandungan purin yang cukup tinggi.

Namun, sebuah fakta mengejutkan mengenai purin nyatanya diungkap dalam sebuah studi yang bertajuk “The New England Journal of Medicine” pada tahun 2004 lalu.  Studi tersebut mengatakan bahwa mengonsumsi sayuran yang kaya akan purin tidak memiliki kontribusi yang signifikan terhadap munculnya asam urat. Meski demikian, apa pun yang berlebihan memang tidak pernah mendatangkan hal baik.

 

  1. Bahaya makan bayam dan tempe bersamaan

Sering beredar info yang mengatakan bahwa bayam tidak baik dikonsumsi bersamaan dengan tempe. Ini karena tempe merupakan makanan yang kaya akan kalsium, sedangkan bayam memiliki banyak kandungan senyawa oksalat yang bisa membentuk endapan kalsium oksalat di usus jika kedua makanan itu dikonsumsi secara bersamaan.

Nyatanya, informasi di atas merupakan hoax belaka. Kombinasi kedua makanan ini memang akan membentuk endapan kalsium oksalat, namun hal tersebut bukan merupakan sesuatu yang berbahaya karena endapan tersebut akan langsung dikeluarkan bersamaan dengan kotoran di dalam tubuh.

Yang lebih mengejutkan lagi, pembentukan endapan tersebut sebenarnya sangat berguna, karena membantu mencegah penyerapan oksalat secara berlebih.

 

  1. Bayam minim kandungan zat besi

Hal yang satu ini jelas merupakan mitos, karena faktanya bayam justru merupakan salah satu jenis bahan nabati yang memiliki kandungan zat besi yang terbilang normal. Bahkan lebih tinggi daripada sayuran lain, seperti kangkung atau wortel.

Comment

Konimex adalah salah satu industri farmasi terbesar di Indonesia. Selain memperkuat industri farmasi, Konimex memperluas jaringan bisnis ke beberapa bidang lain yang berkaitan dengan kesehatan, dengan memanfaatkan esensi bahan alami dalam setiap produknya.  Baca Selengkapnya

KONIMEX © Copyright 2014